Rabu, 02 April 2025

KEPSU NEWS; PROVINSI PAPUA TENGAH.

Liburan Lebaran dan Paskah: Momen Indah Pemersatu Umat di Papua Tengah

Papua Tengah – Suasana kebersamaan terasa begitu hangat di Provinsi Papua Tengah. Libur panjang Idul Fitri yang dirayakan oleh umat Muslim bersamaan dengan perayaan Paskah umat Nasrani menjadi momen indah yang penuh makna. Di tengah perbedaan, masyarakat Papua Tengah menunjukkan toleransi yang luar biasa, menjadikan hari-hari ini sebagai bukti nyata persaudaraan sejati.

Selama libur panjang ini, mobilitas masyarakat meningkat. Banyak yang melakukan perjalanan mudik, sementara sebagian lainnya merayakan Paskah dengan ibadah di gereja-gereja setempat. Uniknya, di berbagai wilayah, pemandangan yang mengharukan terjadi: umat Muslim yang baru saja menyelesaikan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri, turut memberikan ucapan selamat kepada saudara-saudara Nasrani yang menjalani rangkaian ibadah Paskah.

Kepala Suku Besar wilayah Meepago, Provinsi Papua Tengah, Melkias Keiya, menegaskan bahwa kebersamaan ini adalah bukti bahwa masyarakat Papua Tengah hidup dalam harmoni. “Kita semua bersaudara. Perbedaan keyakinan bukan penghalang untuk hidup rukun dan damai. Justru, libur panjang ini menjadi kesempatan mempererat tali persaudaraan,” ujarnya dengan penuh semangat.

Seperti yang tertulis dalam Al-Qur'an, Allah berfirman:

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani, dan orang-orang Sabi'in, siapa saja di antara mereka yang beriman kepada Allah dan hari kemudian serta beramal saleh, mereka akan mendapat pahala dari Tuhan mereka, tidak ada rasa takut pada mereka, dan mereka tidak bersedih hati."
(QS. Al-Baqarah: 62)

Dalam Alkitab pun, kasih dan persaudaraan ditegaskan:

"Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."
(Markus 12:31)

Di berbagai gereja, perayaan Paskah berlangsung dengan khidmat. Misa Paskah, prosesi Jalan Salib, serta ibadah kebaktian menjadi bagian dari perayaan ini. Sementara itu, umat Muslim juga menikmati momen kebersamaan dengan keluarga setelah menjalani ibadah puasa sebulan penuh.

Di tengah tingginya aktivitas masyarakat, aparat keamanan turut memastikan kelancaran perayaan ini. Hasilnya, perayaan Idul Fitri dan Paskah berlangsung dengan aman dan damai, mencerminkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup berdampingan dalam harmoni.

Libur panjang yang bertepatan ini menjadi pelajaran berharga: kebersamaan, persaudaraan, dan perdamaian adalah kunci kehidupan yang sejahtera. Idul Fitri dan Paskah bukan sekadar perayaan, tetapi juga momentum kebangkitan semangat baru bagi seluruh masyarakat Papua Tengah.

📍 KEPSU NEWS – Papua Tengah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar